Ragu
Kamis, 21 Januari 2010
Sebingung senandung mendung,
berarak menyebar gulung,
ratakan hujan angin berbalut
Seragu air dan debu,
bercampur menyatu,
mana yang keruh?
Sesambar petir dan guntur,
menjilat alam berlarut,
menekan khawatir dan takut
Ragu
Aku meragu dengan semua itu,
dengan alam yang tak menentu,
atas cuaca yang selalu menerorku,
menggugah mati dan nafas laju,
menunggu kebaikan, keselamatan hadir selalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
baiknya karya tak terbuat langsung indah, namun saran dan kritik pembaca salah satu faktor penentu keindahan sastra