Sedih
Aku berduka
Ketika melihat saudaraku di caci maki
Aku bersedih
Ketika ku dengar saudaraku menjerit kesakitan
Aku menangis
Ketika aku tahu mereka di musuhi
Di Negara tetangga yang tak tahu diri
Di Negara seberang yang tak tahu malu
Tidakkah mereka berfikir
Tidakkah mereka merasa
Apa yang mereka fikirkan dan rasakan
Jika itu terjadi paranya
Agama apa yang dia anut
Hingga semua terasa halal
Moral apa yang dia miliki
Hingga kekuatanlah jawaban akan semua
02-07-09
Aku berduka
Ketika melihat saudaraku di caci maki
Aku bersedih
Ketika ku dengar saudaraku menjerit kesakitan
Aku menangis
Ketika aku tahu mereka di musuhi
Di Negara tetangga yang tak tahu diri
Di Negara seberang yang tak tahu malu
Tidakkah mereka berfikir
Tidakkah mereka merasa
Apa yang mereka fikirkan dan rasakan
Jika itu terjadi paranya
Agama apa yang dia anut
Hingga semua terasa halal
Moral apa yang dia miliki
Hingga kekuatanlah jawaban akan semua
02-07-09
Di atas adalah gambaran keheranan saya pada negara tetangga Indonesia, yang akhir-akhir ini mencuat lagi dengan adanya penyiksaan warga Indonesia di sana (Malaysia). Tapi saya tidak mampu berbuat apa-apa, hanya kata-kata heran saja yang mampu saya ucapkan. Semoga tulisan dan puisi di atas mampu nenerangkan hati kita yang hidup kita masih terjajah. Dan semoga mereka lebih tahu diri dan berhati-hati dalam bertindak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
baiknya karya tak terbuat langsung indah, namun saran dan kritik pembaca salah satu faktor penentu keindahan sastra